PPT

1 komentar

Membaca judul di atas, pasti terbesit di benak kita adalah; Film garapan Sutradara senior Dedi Miswar. Yang menjadi sinetron spesial selama bulan Ramadhan. Dengan aktor Azam Dkk. Tapi bukan itu yang saya maksud. PPT singkatan dari ” Pejuang Pena Tafahna”. Nama tersebut sebagai identitas kelompok sekolah menulis. Yang berada di Tafahna-Alashraf. Pelatihan yang diselenggarakan oleh DPD Tafahna bekerja sama dengan Word Smart Center. Dengan Tutor Penulis buku Quranic Quotient. Bang Udo yamin Efendi.

Tujuan dari peleksanaan acara tersebut, seperti sambutan yang disampaikan oleh ketua DPD. Dalam acara Talk Show, sebagai pembuka dari rangkaian acara menulis yang di agendakan panitia selama empat hari. yang bertemakan, “Optimalisasi peran mahasiswa Al-Azhar Mesir dalam da’wah bil Qalam di Indonesia”. Ada beberapa point yang beliau sampikan di antaranya adalah; menulis adalah ibada dan dakwa. Hal ini seiring dengan Ayat pertama Al-Qur’an. Adalah Perintah untuk membaca dan menulis.

Hari pertama Sebelum memasuki Materi kepenulisan, satu persatu ditanya apa Niat atau motivasi mendasar mengikuti dunia Tulis menulis, beragam jawaban yang di lontarkan oleh peserta pelatihan. Diantaranya; karena ingin jadi penulis, sekedar tau ilmu menulis dan lain-lain. Tapi yang paling berkesan bagi saya, tutur salah seorang teman. Sederhana. “Saya menulis, karena itu adalah warisan abadi saya”. Mungil tapi mengguga hati.

Kalau kita baca biografi para Ulama terdahulu, walaupun sudah ratusan tahun mereka wafat, dibenak miliyaran manusia masih terpatri sosok mereka. Walaupun telah tiada karyanya sampai sekarang tidak punah termakan oleh masa.

Imam syafi’i misalnya,  karyanya yang paling populer  “Al Umm. Dipakai sebagai referensi masyarakat dunia sepanjang masa. Imam Bukhari. Kurang lebih pada masa hidupnya melahirkan delapan belas buku diantaranya yang paling tersohor adalah; Al-Jami’ ash-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari. Konon katanya ketika meninggal ayah dari Al imam Bukhari. Yang diwariskan bukan harta kekayaan. Tapi ayahnya mewariskan perpustakaan. yang penuh dengan kitab-kitab, terutama kitab Hadits. Dari situlah cikal bakal Imam bukhari sebagai Ahli Hadis, dan karyanya dianggap terbaik setelah kitab suci AlQuran.

Acara di akhiri dengan pesan dan kesan. Terharu, berterima kasih kepada sosok yang telah membimbing kami. Dengan niat yang ihlas karena Allah. Walapun sendiri beliau mampu menyelesaikan tugas dengan baik. Beliau berpesan dalam akhir penyampaiannya. Agar niat selalu iklas karena Allah, serta istiqomah dalam setiap tindakan.!

Motto: PPT…Dengan Pena kita jaya!

————————————————

One Response so far.

  1. Muhajir says:

    alangkah sayang penulis skarang,penulis dlu benar ibadah krn mereka harap ridha Allah.tp,penulis skarang bukan jd ibadah,malah mungken murka Allah.krn apa,kerna harap dapat imbalan.baek itu kepopuleran,dan yg utama adalah penghasilan.harap penghasilan ada laba,walau hnya d dunia.tp yg harap populer dan puji manusia yg tak dapat apa2.contoh tlah di sbut di atas.
    Wsalam Mahasiswa Aceh

Leave a Reply

Komentar

Labels

 
SABDA ABADI © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here